Sebagai senator saya mengapresiasi seluruh kebijakan pembangunan dan kebijakan anggaran yang sudah di luncurkan pemerintah saat ini.
Mulai dari upaya mencegah kebocoran anggaran negara, upaya penghematan anggaran arau efisiensi.
Bahkan program dan target Indonesia emas 2045 dengan cara menetapkan Program Makan Bergizi untuk menghasilkan Generasi Emas. Semua ini kita dukung penuh.
Namun, izinkan kami melalui surat terbuka di bulan suci Ramadan ini, kami menyampaikan hal Ikhwal pergumulan Pendamping Desa Di Sleuruh Pelosok Negeri.
Bapak Presiden Kebangaan rakyat, izinkan kami meminta pertimbangan terkait pemecatan Pendamping Desa. Bapak Presiden juga memiliki visi target 19 Juta lapangan kerja. Program pendamping desa telah memberdayakan SDM daerah lebih dari 10.000 Orang. Ini juga merupakan bentuk pemberdayaan dan penyediaan lapangan kerja bagi generasi pekerja di Indonesia.
Dengan di luncurkannya Koperasi desa dengan sokongan anggaran 5 miliard per desa tentu membutuhkan pendampingan yang continue.
Sumberdaya manusia (SDM) yang di butuhkan untuk mendampingi masyarakat desa sanggat di butuhkan. Bukan hanya pendamping Administrasi.
Pendampingan Spesifik dan teknis seperti ketrampilan Manajemen usaha BUMDES, Pendamping pertanian, pendamping peternakan bahkan pendampingan pemasaran menjadi penting untuk menciptakan desa-desa maju sama seperti cina dengan Progra Desa Mengepung kota dengan produk unggulannya masing-masing.
Bapak presiden kebangaan rakyat sekiranya mendorong para menteri terkait dan menteri keuangan agar mensiasati kebijakan yang tepat agar tidak ada bidang yang di abaikan apalagi di korbankan.
Semua lini dan elemen baik dana Desa,dana koperasi, sumberdaya manusia pendamping desa semua bidang memiliki peranan yang penting untuk menciptakan Indonesia yang adil makmur.
Seperti tubuh kaki,kepala, mata,telinga sama penting ya untuk hidup. Begitu juga aspek sumberdaya manusia pendamping desa elemen kunci kemajuan dan pembangunan desa. Desa mandiri dan sejahtera, Negara kuat.
Mohon Maaf Lahir Dan Batin
*Agustinus R. Kambuaya, SIP,SH. Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya*(Red)

