Berita  

Upaya Puskesmas Sukamulya dalam Pelaksanaan Program PKPR bagi Calon Pengantin

Garut,‐‐Yulianti Rahmah, selaku pemegang Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di UPT Puskesmas Sukamulya, Kecamatan Sukaresmi,Kabupaten Garut jawa barat, menyampaikan bahwa pihak puskesmas terus berupaya menjalankan program yang telah ditetapkan, khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada calon pengantin (catin).Ujarnya pada Senin (2 November 2026)

Dalam pelaksanaannya, Puskesmas Sukamulya menerapkan pendekatan dan penyuluhan secara aktif atau jemput bola kepada calon pengantin. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dengan berbagai pihak terkait, di antaranya Kantor Urusan Agama (KUA), Kegiatan lokakarya mini di kecamatan yang di ikuti oleh berbagai sektor seperti kapolsek dan koramil. Koordinasi ini dilakukan untuk membantu menjangkau calon pengantin sehingga mereka dapat memperoleh informasi dan pelayanan kesehatan yang diperlukan sebelum melangsungkan pernikahan.

Menurut Yuliantirahmah, capaian program hingga saat ini masih belum maksimal karena belum seluruh calon pengantin berhasil terjaring. Oleh karena itu, pihak puskesmas terus melakukan upaya untuk meningkatkan cakupan pelayanan melalui koordinasi dan pendekatan kepada calon pengantin di wilayah kerja Puskesmas Sukamulya.

Puskesmas Sukamulya juga telah memiliki jadwal pelayanan kesehatan bagi calon pengantin. Pelayanan tersebut dilaksanakan secara rutin dalam seminggu sekali setiap hari kamis, termasuk pemberian imunisasi bagi calon pengantin.

Dengan adanya koordinasi antara puskesmas, bidan desa & kader kesehatan, KUA dan sektor lain diharapkan pelaksanaan program kesehatan bagi calon pengantin dapat berjalan lebih optimal dan semakin banyak calon pengantin yang mendapatkan pelayanan kesehatan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.

Selain kegiatan Catin, program PKPR juga mempunyai kegiatan rutin pemberian TTD kepada Remaja putri usia 9-18 tahun di tingkat sekolah SD-SMP-SMA. Upaya ini dilakukan secara rutin dengan harapan bisa mensukseskan program pemerintah yaitu menurunkan angka Anemia pd WUS (wanita usia subur), bayi lahir dengan stunting dan resiko perdarahan kepada ibu bersalin. Sehingga tercapai kehidupan yang aman dan sehat untuk generasi kedepan. (yusup)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *