GARUT Birunews.com.Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi terus dilakukan di lingkungan pendidikan.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Institut Teknologi Garut (ITG) Desa Giriawas menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menggelar sosialisasi, edukasi, dan simulasi bencana gempa bumi di SDN 3 Giriawas dan SMA 4 Garut, Senin (24 Agustus 2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat sekaligus langkah preventif untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana.
Wilayah Kecamatan Cikajang merupakan salah satu kawasan yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman gempa bumi. Karena itu, pemahaman mengenai mitigasi bencana, tindakan penyelamatan diri, hingga prosedur evakuasi dinilai penting ditanamkan kepada pelajar sejak dini.
Kegiatan di SDN 3 Giriawas berlangsung pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan di SMA 4 Garut mulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, tim BPBD Kabupaten Garut memberikan edukasi mengenai karakteristik gempa bumi, langkah-langkah mitigasi, serta tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah gempa terjadi.
Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif melalui presentasi, diskusi, tanya jawab, hingga simulasi evakuasi mandiri. Metode tersebut dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langkah penyelamatan diri ketika terjadi bencana.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti sesi tanya jawab, menjawab pertanyaan, serta terlibat langsung dalam simulasi evakuasi.
Pihak sekolah juga memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun budaya sekolah yang lebih tanggap dan siaga terhadap bencana.
Melalui KKN Tematik ini, mahasiswa ITG berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pelajar, mengenai pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN ITG dan BPBD Kabupaten Garut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta membentuk generasi muda yang tanggap terhadap bencana.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan, Institut Teknologi Garut terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan bersama dan mampu berkontribusi dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman dan siaga bencana.
Tentang Institut Teknologi Garut
Institut Teknologi Garut (ITG) merupakan perguruan tinggi yang berkomitmen melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Melalui berbagai program kemasyarakatan, ITG berupaya memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat dan pengembangan karakter generasi muda.(yusuf)


