KABUPATEN BANDUNG Angkatan Muda Majelis Dakwah Islam (AM-MD) Kabupaten Bandung menggelar pelantikan pengurus tingkat kecamatan serta desa/kelurahan secara serentak, Sabtu (27/6/2026), di Aula Kampus UNIBA Bale Bandung. Kegiatan tersebut mengusung tema “Buta Politik, Salah Kurikulum atau Salah Pemuda?”.
Acara dihadiri Ketua DPD Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung H. Sugianto Sugih, Ketua AM-MD Jawa Barat Anwar Sadat, SH, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung sekaligus Pembina AM-MD H. Firman B. Sumantri, MBA, Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat Ahmad Hidayat, S.Kom, serta Anggota DPRD Kabupaten Bandung Asep Yusup Salim, S.Pd.I.
Ketua AM-MD Kabupaten Bandung dalam sambutannya berharap pelantikan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal pengabdian nyata bagi seluruh pengurus di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk aktif memperkuat organisasi sekaligus berjuang meningkatkan dukungan politik menjelang agenda nasional mendatang.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung sekaligus Pembina AM-MD, H. Firman B. Sumantri, MBA, menyampaikan bahwa Universitas Bale Bandung (UNIBA) memiliki tujuh fakultas dengan 13 program studi dan sekitar 1.700 mahasiswa. Menurutnya, kualitas kampus yang terus berkembang menjadikan UNIBA sebagai salah satu perguruan tinggi yang diminati masyarakat.
Firman juga menawarkan kesempatan kepada para pengurus AM-MD yang baru dilantik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata 1 (S1) di UNIBA, baik melalui jalur reguler maupun program beasiswa.
“Tahun lalu kami menerima 51 mahasiswa penerima Beasiswa KIP melalui aspirasi Partai Golkar di Komisi X DPR RI. Mudah-mudahan tahun ini jumlahnya bisa bertambah,” ujarnya.
Ia mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien, menegaskan pentingnya peran AM-MD sebagai wadah pembinaan generasi muda yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai dakwah, kepemimpinan, dan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah maupun kehidupan berbangsa. Ia berharap para pengurus yang baru dilantik dapat menjadi motor penggerak organisasi hingga tingkat akar rumput.
Pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi AM-MD Kabupaten Bandung sekaligus membangun sinergi antara generasi muda, dunia pendidikan, dan unsur kepemimpinan daerah dalam menciptakan kader-kader yang berintegritas serta berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bandung.
Andri

