KABUPATEN BANDUNG Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkintam) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi bertajuk “Peningkatan Partisipasi dan Kesadaran Keluarga dalam Mewujudkan Lingkungan Sehat dan Rumah Layak Huni”. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat, khususnya keluarga, tentang pentingnya peran aktif dalam menciptakan hunian yang sehat, aman, nyaman, dan layak huni.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dewi Sartika Kompleks Pemda Kabupaten Bandung, Selasa (9/6/2026), dihadiri perwakilan Tim Penggerak PKK dari setiap kecamatan se-Kabupaten Bandung.
Melalui sosialisasi tersebut, Disperkintam memberikan pemahaman mengenai standar rumah sehat, di antaranya ketersediaan ventilasi udara yang memadai, pencahayaan alami yang cukup, sanitasi yang baik, pengelolaan sampah rumah tangga, serta penataan ruang yang mendukung kesehatan seluruh penghuni rumah.
Kepala Disperkintam Kabupaten Bandung, Enjang Wahyudin, S.A.P., M.I.P., yang diwakili Sekretaris Disperkintam Cecep Mulyana, S.T., M.T., menegaskan bahwa rumah layak huni tidak hanya dinilai dari kondisi bangunan fisiknya, tetapi juga harus didukung fasilitas lingkungan yang memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Rumah layak huni harus didukung oleh ketersediaan air bersih, penerangan yang memadai, sanitasi yang baik, saluran pembuangan limbah yang aman, serta lingkungan yang mendukung keamanan dan kenyamanan aktivitas penghuninya. Dengan langkah ini, kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan layak huni,” ujarnya.
Selain memberikan pemahaman mengenai aspek teknis hunian sehat, kegiatan ini juga mendorong perubahan budaya hidup bersih dan peduli lingkungan yang dimulai dari lingkungan keluarga. Para peserta diajak untuk mengikuti sosialisasi secara serius agar mampu menerapkan serta menyebarluaskan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah penyakit berbasis lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Disperkintam Kabupaten Bandung berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memperbaiki kualitas rumah dan lingkungan tempat tinggalnya. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan kawasan permukiman yang aman, nyaman, sehat, serta mendukung terciptanya keluarga yang mandiri dan sejahtera.
Andri


