KAB BANDUNG — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) 2026 yang berlangsung lancar, tertib, dan khidmat. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dadang Supriatna, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, serta sejumlah unsur undangan strategis lainnya.
Sebelum memasuki agenda utama, peserta Musda bersama-sama mengenang dan memanjatkan doa untuk salah satu tokoh jajaran pengurus LDII yang wafat pada 24 Oktober 2024 lalu. Doa dipanjatkan agar almarhum mendapat ampunan serta tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Musda 2026 kali ini mengusung tema “Bersinergi dalam Dakwah untuk Mewujudkan Akhlak Mulia dan Kemandirian Umat dalam Mewujudkan Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas.”
Dalam sambutannya, Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung, Drs.H.Didin Suyadi menegaskan bahwa LDII harus mampu hadir sebagai kekuatan moral, sosial, dan keumatan yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
“Sinergi dalam dakwah menjadi kunci utama. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang harmonis antara organisasi masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun kehidupan yang religius, damai, dan sejahtera,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan akhlak mulia menjadi sangat penting dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik dan geoekonomi hingga tantangan moral generasi muda di tengah arus informasi yang semakin terbuka.
Ia menilai tanpa akhlak mulia, kemajuan yang dicapai hanya akan menjadi semu. Selain itu, kemandirian umat dalam bidang ekonomi, sosial, dan spiritual dinilai sebagai pilar penting untuk mendukung visi Kabupaten Bandung yang Bedas (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) menuju Indonesia Emas 2045.
Perkembangan LDII di Kabupaten Bandung juga dilaporkan mengalami peningkatan signifikan, baik secara kuantitas maupun kualitas. Saat ini, warga LDII telah tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bandung dengan kepengurusan aktif di 25 Pimpinan Cabang (PC) dan 142 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari total 28 kecamatan.
Dalam kiprahnya, LDII terus berkomitmen menjalankan delapan program kerja strategis yang dicanangkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), meliputi program kebangsaan, keagamaan dan dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, pangan dan lingkungan, kesehatan, teknologi digital, hingga energi terbarukan.
Laporan implementasi dari seluruh bidang kerja tersebut nantinya akan dipaparkan lebih rinci dalam sidang paripurna Musda.
Melalui momentum Musda 2026 ini, LDII Kabupaten Bandung berharap dapat melahirkan struktur kepemimpinan baru yang amanah dan visioner, sekaligus menyusun program kerja yang adaptif, solutif, produktif, serta memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat, umat, bangsa, dan negara.
Andri


