KAB BANDUNG Bupati Bandung selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung menghadiri kegiatan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung yang digelar pada Selasa, 19 Mei 2026, di Gedung Oriza Sativa, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap eksistensi dan penguatan Gerakan Pramuka di daerah.
Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung diikuti oleh utusan Kwartir Ranting (Kwarran) dari 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung. Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran strategis Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Bupati Bandung menyampaikan apresiasi kepada Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) beserta seluruh jajaran pengurus atas dedikasi dan kontribusi dalam menjaga eksistensi Gerakan Pramuka di Kabupaten Bandung.
Ketua Kwarcab Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, menjelaskan bahwa Rakercab menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun rencana kerja satu tahun ke depan.
“Rakercab ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi program kerja satu tahun ke belakang, sekaligus menyusun rencana kerja satu tahun ke depan, termasuk dalam rangka mempersiapkan Musyawarah Cabang,” ujarnya.
Bupati Bandung juga menekankan pentingnya peran gugus depan yang dipimpin kepala sekolah dan dibina oleh para guru agar mampu menjadi teladan bagi peserta didik. Ia menyoroti pentingnya penguatan kemampuan dasar calistung (membaca, menulis, dan menghitung) sebagai fondasi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain itu, Bupati menyampaikan rencana pencanangan bantuan bibit untuk mendukung ketahanan pangan di sekitar 1.600 sekolah di Kabupaten Bandung. Program tersebut akan disesuaikan dengan potensi komoditas di masing-masing wilayah dan melibatkan Gerakan Pramuka dalam pengelolaannya, termasuk mendukung Gerakan Tanam dan pemanfaatan lahan pekarangan sekolah.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa kader Pramuka berprestasi dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam pengangkatan kepala sekolah. Ia juga mengimbau anggota Pramuka untuk aktif mengikuti kegiatan korve atau kerja bakti rutin yang dilaksanakan setiap hari Selasa dan Jumat.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh program Rakercab harus selaras dengan program pembangunan daerah maupun program nasional, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, cita-cita tersebut membutuhkan SDM unggul yang memahami digitalisasi, didukung big data yang akurat, kelembagaan yang solid, serta penguatan riset dan pengembangan.
Menutup sambutannya, Bupati Bandung mengingatkan pentingnya tertib administrasi organisasi, terutama dalam pengelolaan keuangan agar tercipta tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Melalui Rakercab ini, Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung diharapkan terus memperkuat perannya dalam pembinaan generasi muda serta menghasilkan program-program yang adaptif dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah.
Andri


