Berita  

Kepala Dinas kebudayaan kabupaten Bandung Irvan Ahmad Memberikan Apresiasi di hari jadi ke-385 Momentum Strategis untuk memperkuat jati diri budaya

BANDUNG Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Wakil Bupati Ali Syakieb menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung di Gedung DPRD, Senin (20/04/2026). Momentum bersejarah ini dimaknai sebagai refleksi panjang perjalanan daerah yang dibangun oleh perjuangan lintas generasi.

Dalam sambutannya, Kang DS—sapaan akrab Bupati—menyampaikan kabar baik terkait percepatan digitalisasi pelayanan publik serta kesiapan Kabupaten Bandung dalam mendukung berbagai program strategis nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai energi baru dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Mari jadikan momentum ini sebagai energi untuk melayani dengan sepenuh hati. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat gotong royong, karena pembangunan daerah butuh tangan-tangan kreatif dan doa dari seluruh warga,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut memberikan pandangan filosofis melalui konsep “Ngarawat lembur, Ngaronjatkeun jaman”. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan kemajuan zaman, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan pegunungan melalui prinsip “Gunung kudu awian”.

Menurutnya, identitas budaya Sunda harus tetap kokoh di tengah arus modernisasi. Ia juga menyoroti pentingnya pengembangan pariwisata berkelanjutan yang berbasis pada kesejahteraan masyarakat lokal.

“Zaman tidak bisa diubah secara paksa, melainkan harus dikelola dengan tetap memegang prinsip kemakmuran melalui pariwisata berkelanjutan,” tutur Kang Dedi.

Lebih lanjut, diharapkan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bandung semakin mandiri melalui penguatan produk lokal. Sektor pariwisata pun diarahkan pada pengembangan homestay, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, Irvan Ahmad, dalam pemaparannya menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi ke-385 ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat jati diri budaya sekaligus mendorong kemajuan daerah berbasis kearifan lokal.

Dengan semangat “Bandung Lebih Bedas”, peringatan ini diharapkan menjadi tonggak untuk terus menjaga tradisi, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan inovasi demi kemajuan Kabupaten Bandung ke depan.

Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *