KAB BANDUNG,Bupati Bandung, Dadang Supriatna, memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung (HJKB) ke-385 yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kartini ke-147. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upakarti, Soreang, Senin (20/4/2026), dengan suasana sederhana namun tetap khidmat.
Dalam amanatnya, Bupati yang akrab disapa Kang DS menyampaikan bahwa peringatan tahun ini digelar secara sederhana karena Kabupaten Bandung tengah menghadapi kondisi bencana. Meski demikian, nilai dan makna peringatan tetap dijaga sebagai refleksi perjalanan panjang pembangunan daerah.
Mengusung tema “Bandung Lebih Bedas: Ngarawat Lembur, Ngaronjatkeun Jaman”, Kang DS menegaskan bahwa pembangunan harus bertumpu pada kekuatan desa dan masyarakat, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui inovasi serta peningkatan daya saing.
Di sektor infrastruktur, kondisi jalan mantap di Kabupaten Bandung pada tahun 2025 telah mencapai 65 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 74 persen pada 2026. Dari total panjang jalan kabupaten sekitar 1.510 kilometer, sekitar 1.000 kilometer telah tertangani, sementara kurang lebih 510 kilometer masih perlu penyelesaian, termasuk perbaikan jalan desa.
“Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pembangunan melalui dukungan program pemerintah pusat serta optimalisasi pendapatan asli daerah, khususnya dari pajak kendaraan bermotor (PKB), yang akan difokuskan untuk peningkatan kualitas infrastruktur jalan,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti persoalan lingkungan, khususnya lonjakan produksi sampah yang meningkat dari sekitar 1.300 ton per hari pada 2021 menjadi ±1.800 ton per hari saat ini. Sebagai solusi, Pemkab Bandung mendorong penguatan TPS3R sebagai sistem pengelolaan sampah berbasis wilayah.
Dalam upaya inovasi energi, Pemkab Bandung juga telah melakukan kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPPAS Sarimukti.
Sementara itu, Kepala Desa Padasuka, Dedi Supriadi, turut mengapresiasi peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 yang digelar secara sederhana. Ia menilai momentum ini menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dan kepedulian masyarakat dalam membangun daerah.
“Mari mulai dari hal sederhana, seperti menjaga lingkungan, mengelola sampah dengan bijak, dan saling peduli. Bandung yang lebih bedas hanya bisa terwujud jika kita bergerak bersama,” ungkapnya.


