KAB BANDUNG Bandung, Sabtu (18/4/2026) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Asep Kusumah,S,Sos menegaskan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan operasi bersih (opsih) yang digelar di wilayah Kecamatan Margahayu.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dengan pemerintah Kecamatan Margahayu, unsur Forkopimcam, pemerintah desa, para kepala desa, RW, guru, serta kepala sekolah di wilayah sekitar. Titik awal opsih dimulai dari batas Kota Kabupaten Bandung, tepatnya di sekitar jembatan tol dekat Miko Mall.
Dalam keterangannya, Asep Kusumah menyampaikan bahwa gerakan cepat yang dilakukan hari ini berhasil mengumpulkan kurang lebih 6 ton sampah, dengan melibatkan sekitar 385 orang dari berbagai unsur pemangku kepentingan.
“Ini adalah bentuk nyata kolaborasi kita semua, baik dari kecamatan, desa, maupun sekolah. Intinya sebagai upaya yang diamanahkan oleh Bupati Bandung untuk menggugah kesadaran masyarakat bahwa sumber sampah harus diselesaikan dari rumah masing-masing. Karena pada akhirnya, tidak ada tempat lain yang bisa menampung sampah kita selain tanggung jawab kita sendiri,” ujarnya.
Ia juga berharap melalui gerakan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan, sehingga Kabupaten Bandung dapat semakin maju dan berdaya saing melalui program Bandung BEDAS.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Margahayu, Nur Hajanah, serta Kepala Bidang PAUD Disdik Kabupaten Bandung, Iis Suryatini,M,Ag Kegiatan ini juga melibatkan kerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung.
Mengusung semangat “Bandung BEDAS Bersih Sampah untuk Indonesia Asri”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.
“Dirgahayu Kabupaten Bandung ke-385. Semoga semakin BEDAS dengan masyarakat yang sadar dan bertanggung jawab dalam memelihara lingkungan,” pungkasnya.
Andri


