Bandung, Senin 28 Juli 2025 – Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Komisi B DPRD Kabupaten Bandung menggelar Rapat Kerja Pembahasan Pendapatan Tahun Anggaran (TA) 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam merumuskan strategi peningkatan pendapatan daerah yang berkelanjutan.
Rapat kerja ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B. Faisal Radi Sukmana DPRD Kabupaten Bandung, didampingi oleh anggota Komisi B lainnya, serta dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah perangkat daerah terkait. Dalam forum tersebut, dibahas secara rinci berbagai potensi pendapatan daerah, target capaian, serta tantangan yang dihadapi dalam perencanaan keuangan untuk tahun mendatang.
Perwakilan eksekutif dari Bapenda, BPKAD, dan SKPD teknis lainnya menyampaikan paparan dan proyeksi pendapatan daerah, termasuk sektor-sektor unggulan yang menjadi prioritas dalam peningkatan PAD (Pendapatan Asli Daerah), seperti sektor pajak, retribusi, serta optimalisasi aset daerah.
Ketua Anggota Komisi B Faisal Radi Sukmana Fraksi DEMOKRAT memberikan berbagai masukan dan catatan kritis untuk memperkuat kebijakan pendapatan, termasuk pentingnya inovasi dalam pelayanan publik, digitalisasi sistem pemungutan pajak dan retribusi, serta pengawasan terhadap kebocoran potensi PAD.
Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi terbuka antara legislatif dan eksekutif dalam memastikan bahwa perencanaan anggaran tahun 2026 mampu menjawab kebutuhan pembangunan serta mendukung kemandirian fiskal daerah.
Melalui rapat ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam menyusun kebijakan fiskal yang akuntabel, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Kabupaten Bandung secara luas.
Andri

