Berita  

Berita Lanjutan SMA 22 Cisompet: Kepala Sekolah Evaluasi Transparansi, Komite Beri Penjelasan

Garut — Biru News. Pemberitaan terkait kondisi dan pengelolaan di SMA 22 Cisompet kembali mendapat perhatian. Setelah pemberitaan sebelumnya mengenai pembangunan rehabilitasi (revit) dan transparansi publik, pihak sekolah serta komite memberikan tanggapan terkait sejumlah informasi yang berkembang.

Saat dikonfirmasi mengenai pemberitaan tersebut, Kepala SMA 22 Cisompet, Munandar, memilih tidak memberikan komentar secara khusus terkait substansi pemberitaan. Namun, ia menyampaikan keinginannya untuk terus memajukan sekolah yang saat ini dipimpinnya.

Munandar mengatakan dirinya masih tergolong baru menjabat sebagai kepala sekolah. Karena itu, berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan sekolah, termasuk persoalan pembangunan dan keterbukaan informasi publik, akan terlebih dahulu dilihat dan dievaluasi.

“Kami akan melihat dan mengevaluasi terlebih dahulu,” demikian inti penjelasan pihak sekolah saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Ketua Komite SMA 22 Cisompet, Ateng, memberikan penjelasan terkait adanya informasi bahwa sebagian anggota komite tidak mengetahui sejumlah hal yang berkaitan dengan kegiatan sekolah.

Menurut Ateng, kondisi tersebut antara lain disebabkan oleh adanya dua anggota komite yang sudah lanjut usia. Keduanya disebut sudah sepuh dan tidak ingin merepotkan pihak lain sehingga tidak selalu dapat terlibat secara aktif dalam setiap kegiatan.

Di sisi lain, anggota komite yang disebut dalam pemberitaan, Ata, menyatakan komitmennya untuk tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap berbagai kegiatan di lingkungan sekolah.

Ata mengatakan dirinya akan terus melihat dan mengawasi perkembangan sekolah. Ia juga menilai munculnya persoalan dan pemberitaan tersebut dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bersama.

Menurutnya, apa yang terjadi saat ini semestinya menjadi hikmah bagi seluruh pihak untuk bersama-sama mendorong SMA 22 Cisompet agar ke depan menjadi sekolah yang lebih maju, baik, dan transparan.

Pembangunan Revit dan Transparansi Publik
Terkait pemberitaan sebelumnya mengenai pembangunan rehabilitasi (revit) serta transparansi publik, pihak kepala sekolah kembali menegaskan bahwa dirinya baru menjabat sehingga masih perlu melihat berbagai persoalan dan melakukan evaluasi terhadap kondisi yang ada.

Evaluasi tersebut dinilai penting agar pengelolaan sekolah ke depan dapat berjalan lebih baik serta memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hingga berita lanjutan ini diterbitkan, KCD Pendidikan serta Dewan Pendidikan Kabupaten Garut belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan yang sebelumnya diberitakan.

Konfirmasi dari pihak-pihak terkait masih dinantikan untuk memberikan informasi yang lebih lengkap dan berimbang kepada publik.

Pemberitaan ini menjadi bagian dari upaya menyajikan informasi dari berbagai pihak terkait, sekaligus memberikan ruang klarifikasi kepada pihak sekolah, komite, maupun instansi terkait. ***Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *