GARUT – Pembangunan sarana dan prasarana KB Alfarizi yang terletak di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, melalui program revitalisasi satuan pendidikan tahun anggaran 2026 kini telah mencapai progres sekitar 67 persen.
Dewan Perwakilan Yayasan Alfarizi, Ahmad Rapali, S.Pd., M.Ikom., Gr., mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program bantuan pemerintah pusat yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Progres pembangunan sekolah KB Alfarizi saat ini sudah mencapai 67 persen dan masih terus berjalan, dengan anggaran tahun 2026 yang bersumber dari APBN melalui Kemendikdasmen,” kata Ahmad Rapali, Senin (12 oktober 2026).
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas adanya program revitalisasi tersebut karena dinilai sangat mendukung keberlangsungan pendidikan, khususnya dalam pemenuhan dan peningkatan sarana serta prasarana pendidikan.
“Program revitalisasi ini sangat mendukung dan mendorong keberlangsungan pendidikan di Indonesia, khususnya dari sisi sarana dan prasarana, sehingga kami berharap pembangunan ini dapat memberikan hasil sesuai dengan harapan masyarakat, terutama para pendidik, tenaga kependidikan, dan warga belajar di KB Alfarizi,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan yang saat ini dikerjakan mencakup enam bagian utama, yakni ruang kelas baru beserta perabotannya, toilet dan sanitasi, ruang UKS, area bermain beserta alat permainan edukatif (APE) luar, penataan lingkungan, serta fasilitas sanitasi, dengan nilai anggaran sekitar Rp670.805.000.
Ia menambahkan, seluruh tenaga pekerja yang terlibat dalam pembangunan tersebut merupakan masyarakat lokal dan tidak mendatangkan pekerja dari luar daerah.
Ahmad menargetkan pembangunan dapat dimaksimalkan hingga selesai dan diresmikan pada awal Desember 2026, sehingga pada Januari 2027 fasilitas tersebut sudah dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran peserta didik. “Mudah-mudahan dengan adanya program revitalisasi ini tidak ada lagi alasan kekurangan sarana dan prasarana, karena pemerintah pusat telah memberikan dukungan melalui program ini,” katanya.
Ia berharap keberadaan fasilitas baru tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Yayasan Alfarizi serta mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten garut,” pungkasnya.(yusup)


