GARUT — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menuntaskan pembangunan jalan beton dan penataan lingkungan di empat wilayah Kabupaten Garut. Program ini menyasar kawasan permukiman yang membutuhkan peningkatan akses jalan dan perbaikan fasilitas umum.
Empat lokasi tersebut berada di Desa Cihikeu, Kecamatan Bungbulang; Desa Cinisti, Kecamatan Bayongbong; Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul; dan Desa Dangdeur, Kecamatan Banyuresmi.
Pembangunan infrastruktur dilakukan untuk memperbaiki akses jalan yang sebelumnya belum memadai. Di sejumlah titik, jalan masih berupa tanah dan menjadi licin ketika hujan turun, sehingga dapat menghambat mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Melalui kerja sama dengan kelompok masyarakat (pokmas) setempat, akses jalan di lokasi tersebut kini telah dibangun menggunakan beton. Infrastruktur yang lebih layak diharapkan memudahkan warga bepergian, mendukung perjalanan anak-anak menuju sekolah, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas pelaku usaha kecil.
Branch Office Head (BOH) BRI Garut, Anggit Rumpoko, menyampaikan bahwa pembangunan jalan lingkungan merupakan bagian dari upaya perusahaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Infrastruktur yang memadai dinilai dapat mendukung kenyamanan, keselamatan, produktivitas, serta interaksi sosial warga.
“Bagi saudara-saudara kita di perkampungan, jalan beton yang layak adalah cerminan dari kemajuan dan harapan hidup yang lebih baik. Ketika akses jalan menjadi aman dan nyaman, anak-anak bisa lebih tenang berjalan ke sekolah, para petani dan pelaku usaha kecil lebih mudah mendistribusikan hasil bumi, serta silaturahmi antarwarga menjadi semakin erat. BRI ingin memastikan bahwa kehadiran kami benar-benar dirasakan sebagai solusi nyata bagi keseharian masyarakat Garut,” tutur Anggit Rumpoko, BOH BRI Garut.
Menurut Anggit, partisipasi masyarakat turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan berlanjut melalui pemeliharaan fasilitas agar infrastruktur tersebut tetap berfungsi dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Melihat senyum tulus dan kelegaan di wajah warga saat mereka kini bisa melintasi jalan beton kampung dengan lancar adalah kebahagiaan yang tidak ternilai. Gotong royong yang terjaga di tengah masyarakat Garut membuktikan bahwa kepedulian mampu melahirkan perubahan besar. Semoga penataan jalan serta fasilitas umum ini dapat dijaga bersama, dirawat dengan baik, dan mendatangkan keberkahan serta manfaat jangka panjang bagi lintas generasi,” tambah Anggit.
Selain pembangunan jalan beton dan penataan lingkungan, BRI Peduli juga menyasar fasilitas ibadah dan sanitasi di sejumlah lokasi. Kegiatan tersebut meliputi renovasi tempat wudu serta perbaikan sarana pendukung masjid.
Melalui program TJSL ini, BRI berupaya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas lingkungan permukiman dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Garut. Perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas umum diharapkan dapat menunjang mobilitas, aktivitas sosial, serta kegiatan ekonomi masyarakat.(yusup)

