Berita  

Keluarga Korban Meninggal Diduga Tersengat Aliran Listrik Pasrah Menerima Takdir dan Menganggap Semuanya Merupakan Musibah

Cimahi,Jumat(09/01/2026),untung tak bisa diraih,Malang tak bisa ditolak.,mungkin pepatah yang tepat untuk keluarga almarhum MPS(5 tahun), korban tersengat aliran listrik saat hujan dan mau pulang kerumahnya.Saat ditemui di kontrakannya Ibunda almarhum MPS yakni Mega Putri Triana(24 tahun) ,yang beralamat di Lembur Bebek RT02 -RW 15 Kelurahan Cibeureum Kecamatan Cimahi selatan, Mega menuturkan kerisauannya akibat merasa dibully dengan kejadian yang dialami oleh anak keduanya. Mega berharap semua pihak agar tidak membully atau menuduh yang kurang baik atas kejadian yang menimpa anak keduanya.Sementara ayah Almarhum MPS Deni Sukmana(32 tahun), namun saat akan ditemui tidak berada ditempat karena sedang bekerja dan tidak bisa menemui awak media,

” Saya berharap kepada semua pihak untuk tidak menuduh yang bukan-bukan atas kejadian yang terjadi terhadap Almarhum anak kami,Kami sudah pasrah dan kami menerima kejadian ini serta kami anggap sebagai musibah bagun keluarga kami,Kami berterimakasih kepada pihak pemerintah yang telah menunjukan perhatiannya kepada kami sekeluarga. Tidak terfikir kan sedikitpun jika anak kami ditukar dengan nominal berapapun juga,Kami sadar bahwa ini sudah merupakan musibah bagi keluarga kami, “Ungkap Mega kepada Awak media.

Usai menyambangi Orang tua Almarhum MPS, awak media berkesempatan mendapat informasi langsung dari saksi yang enggan disebutkan namanya dan merupakan orang pertama mengetahui kejadian yang menimpa MPS dan berupaya memberikan pertolongan,


” Waktu itu hujan turun ada anak lewat yang ternyata korban MPS,saat pulang dari rumah saudaranya di RT 04-RW 13.Sekitar pukul 17.30 ternyata secara tidak sengaja memegang tihang PJG, Karena dalam keadaan basah kuyup karena hujan-hujanan dan tihang PBJ basah dan dialiri listrik maka terjadilah kejadian

tersebut,Kami berusaha menarik anak yang tersebut namun ternyata terasa ada aliran listrik, akhirnya kami berusaha mencari kayu dan stop kontak untuk memadamkan listrik dan namun akhirnya anak tersebut tidak bergerak lagi, kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk membuktikan apakah masih bisa tertolong atau tidak, tapi saya tidak ikut ke rumah sakit,”terangnya.

Kepala Bidang Angkutan dan PJU Dinas Perhubungan Kota Cimahi,Iwan Ridwan menyatakan kami menerima laporan bahwa Ananda MPS memanjat tiang namun setelah dihimpun informasi dari beberapa sumber ternyata Almarhum Ananda MPS(5 tahun) pulang dalam keadaan basah kuyup serta tidak menggunakan alas kaki menyentuh tiang PJG dalam keadaan basah pula,Diduga akibat hujan dan adanya air yang menempel pada sambungan kabel dan menyentuh tiang sehingga adanya aliran listrik yang mengaliri tiang PJG,karena air sebagai semi konduktor dan Almarhum Ananda MPS menyentuhnya dalam keadaan basah kuyup maka terjadilah kejadian tersebut, tapi kami yakinkan bahwa hal ini bukan kelalaian para teknisi yang menggarap pekerjaan PJG namun hal ini merupakan musibah.Karena disamping standar pemasangan yang kami perketat juga sudah hampir 21 ribu tihang yang kami pasang di seluruh pelosok Kota Cimahi,namun baru kali ini terjadi.Sebagai informasi bahwa tiang yang sama jika dalam keadaan kering tidak ada aliran listrik, hal ini telah dibuktikan oleh beberapa orang yang memegang tiang dalam keadaan kering.Namun kami juga ikut berbela sungkawa kepada pihak keluarga kirban dan kami sudah melayat kepada keluarga korban serta memberikan bantuan yang langsung diserahkan oleh pihak Asuransi,juga Bapak Walikota pada malam kejadian langsung datang mengucapkan bela sungkawa atas musibah yang menimpa Ananda MPS.Semoga hal ini menjadi pelajaran bagi kami agar lebih memperhatikan keselamatan masyarakat.Standarisasi pekerjaan sudah ditempuh namun hal ini merupakan musibah,semoga Almarhum diterima di sisi Allah SWT dan pihak Keluarga diberikan kesabaran atas musibah yang terjadi,”Pungkas Iwan kepada awak Media.

AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *