Berita  

Fatayat NU Kabupaten Bandung Resmi Dilantik, Usung Misi “Digdaya” Menuju Bandung Hebat

KAB BANDUNG Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bandung resmi memulai masa bakti baru setelah menggelar prosesi pelantikan khidmat pada Sabtu (24/1/2026). Acara yang berlangsung di Gedung Budaya Soreang ini menandai dimulainya masa khidmat 2025–2030 bagi jajaran pengurus baru.

​Dengan mengusung tema besar “Digdaya Fatayat NU Menuju Kabupaten Bandung Hebat”, pelantikan ini menjadi momentum bagi organisasi pemudi NU tersebut untuk memperkuat peran strategisnya di tengah masyarakat.

​Dalam rangkaian acara tersebut, ditekankan bahwa Fatayat NU Kabupaten Bandung berkomitmen untuk menjadi motor penggerak pemberdayaan perempuan yang mandiri dan berdaya saing (Digdaya). Visi ini diselaraskan dengan program pembangunan daerah guna mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih maju.

​Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti S.Pd, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya acara. Dalam sambutannya, ia menyebutkan bahwa sebanyak 970 kader hadir memadati lokasi kegiatan. ​Dukungan dari Berbagai Tokoh dan Mitra
​Keberhasilan acara ini tidak lepas dari dukungan berbagai tokoh penting dan mitra strategis, di antaranya:
​H. Cucun Ahmad Syamsurijal, Wakil Ketua DPR RI.
​Bupati Bandung beserta jajaran Kepala Dinas.
​BAZNAS dan BPJS, yang selama ini menjadi mitra kerja sama Fatayat NU, ujar Susanti Kepada awak media, Sabtu (24/1/2026).


Dalam kesempatanya Susanti juga menjelaskan ​terkait Visi Fatayat NU ke depan untuk terus bergerak dan berdampak kepada masyarakat. Ketua PC Fatayat NU menekankan visi organisasi agar tidak hanya sekadar bergerak secara administratif, tetapi memberikan dampak nyata.

​”Kami berharap Fatayat ke depannya semakin bersinergi, jejak langkahnya semakin terbukti untuk kemajuan organisasi dan kebermanfaatan di masyarakat. Fatayat bukan hanya bergerak, tapi berdampak,” ujarnya.

​Harapan Menuju 2026
​Menyongsong tahun 2026, ketua Fatayat NU Kabupaten Bandung berkomitmen untuk menjaga soliditas di seluruh tingkatan, mulai dari Pimpinan Ranting, Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga Pimpinan Cabang (PC).

” ​Kekompakan ini diharapkan mampu melahirkan program-program inovatif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat luas, sehingga peran perempuan nahdliyin di Kabupaten Bandung semakin dirasakan manfaatnya,” pungkasnya.(Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *