Berita  

Warga Girimukti Tolak Rencana Pembangunan Tower Dekat Sekolah, Khawatir Ganggu Keselamatan

GARUT, – Sejumlah warga Desa Girimukti, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, menolak rencana pembangunan tower telekomunikasi yang lokasinya berada di dekat sekolah dan titik rawan pergerakan tanah.

Penolakan muncul karena warga menilai lokasi pendirian tower berisiko membahayakan keselamatan pelajar maupun masyarakat sekitar.

Warga menyebutkan, titik pembangunan tower hanya berjarak puluhan meter dari bangunan sekolah dasar. Kondisi ini dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan belajar dan menimbulkan ancaman apabila terjadi konstruksi roboh atau gangguan teknis lainnya.

Selain dekat fasilitas pendidikan, lokasi rencana pembangunan tower juga berada di area yang selama ini dikenal rawan pergerakan tanah. Warga mengungkapkan bahwa beberapa tahun terakhir, pergerakan tanah di wilayah tersebut terus terjadi dan sempat berdampak pada rumah warga, infrastruktur jalan, hingga aktivitas masyarakat

“Kami tidak menolak pembangunan infrastruktur telekomunikasi, namun meminta agar lokasi tower dipindahkan ke area yang lebih aman dan jauh dari pemukiman maupun sekolah,” ujar Ade warga Girimukti, Kamis (11/12/2025).

Warga berharap pemerintah desa serta pihak perusahaan telekomunikasi dapat mempertimbangkan ulang perencanaan tersebut.

“Agar melakukan kajian ulang terkait keselamatan, kondisi geologi, serta dampak lingkungan sebelum melanjutkan proyek,” tandasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *