GARUT – Bangunan SDN 1 Najaten di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, ambruk setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, proses belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara karena ruang kelas tidak bisa digunakan.
Menurut keterangan warga setempat, bangunan sekolah memang sudah lapuk dimakan usia. Saat hujan deras mengguyur, angin kencang menumbangkan sebagian atap hingga menyebabkan kerusakan parah pada ruang kelas. Salah satu warga Kampung Cinengah, Wawan, menuturkan bahwa suara runtuhan terdengar cukup keras di tengah malam, dan keesokan paginya kondisi sekolah sudah porak-poranda.
Camat Cibalong, Galih Mawariz Suryana, S.E., S.IP., M.Si., bersama jajarannya langsung meninjau lokasi kejadian. Ia menghimbau agar siswa untuk sementara tidak beraktivitas di dalam bangunan sekolah karena kondisi masih berbahaya. Sebagai langkah darurat, pihak kecamatan menyiapkan tenda sementara dan memfasilitasi penggunaan ruang madrasah terdekat untuk kegiatan belajar.
Galih menegaskan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan BPBD Kabupaten Garut, agar segera dilakukan penanganan lebih lanjut dan perbaikan fasilitas sekolah yang terdampak.
Tindakan cepat pemerintah ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang menekankan pentingnya respons tanggap darurat terhadap bencana alam serta perlindungan terhadap keselamatan warga, terutama anak-anak sekolah.
Dea Islami

