Berita  

Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi 2025 Dibuka Oleh walikota Cimahi

Cimahi, Selasa(26/08/2025),Bertempat di Alam Wisata Cimahi jalan Kolonel Kasturi no.157 Cimahi Utara Kota Cimahi.Kegiatan yang dihadiri dan dibuka langsung oleh Walikota Cimahi, Letkol(Purn.) Ngatiyana, S.ap.
Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi dihadiri tak kurang dari 100 seniman dan budayawan yang berada di wilayah Kota Cimahi dan menyuguhkan 5 Nara sumber yang berkompeten dibidangnya, Agus Supriatna, S.Sn., M.pd., Dr.Nina Kurnia Hikmawati, S.E., MM.,M.Kom.,M.AB., CITPM.,Dr.Ismet Ruchimat,S.Sn.,M.Hum.,Budi Lesmana,S.E.,M.M.,MOS.dan Mei Supriatin,S.T.,CCMHC,CHA.

Selepas membuka Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi tahun 2025,Walikota Cimahi Ngatiyana mengungkapkan,
” Hari ini alhamdulillah sudah bisa membuka kegiatan pembukaan Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi yang diprakarsai oleh Disbudpar pora Kota Cimahi bersama Dewan Kebudayaan Kota Cimahi (DKKC). Hal ini merupakan sebuah kebahagian bagi kita dan saya bersyukur bahwa Dinas bersama DKKC mengutamakan dan memberikan kesempatan untuk melestarikan seni dan budaya di Kota Cimahi.Hal tersebut merupakan harapan kita dan saya mempunyai keinginan yang keras bahwa Seni dan budaya di Kota Cimahi harus meningkat dan jangan sampai punah dan harus kita lestarikan yang salah satunya Seni dan budaya, budaya dan seni ini banyak ada Seni Rupa, Seni tari dan sebagainya namun ada Seni aksara yang harus kita perhatikan dan kita hidupkan semoga minggu depan kita mulai tentang pembelajaran aksara sunda yang mana kita akan mengedepankan DKKC bersama Mang Ujang Laip sebagai Maestro aksara Buhun yang ada di Kota Cimahi.Kita bangga karena bagi kita masyarakat mau melestarikan budaya,

karena budaya itu sebagai jatidiri bangsa.Kegiatan ini diikuti oleh 100 orang Seniman dan budayawan yang ada fi Lota Cimahi yang mewakili tiap-tiap sanggar hal ini merupakan bentuk kolaborasi agar Seni dimenej yang baik sehingga pelaku Seni bisa mandiri,bisa mengatur dirinya sendiri dan meningkatkan serta meningkatkan ekonomi.Untuk narasumber yang hadir merupakan akademisi dari Bandung dan berkompeten di Bidangnya, Alhamdulillah ada 4 orang Narasumber yang akan memberikan ilmunya terkait Manajemen Seni bagi para pelaku Seni. Selain para pelaku Seni ini akan dikoordinir oleh DKKC, dikembangkan baik di Cimahi maupun luar Cimahi termasuk tempat-tempat yang sudah kita siapkan bisa untuk latihan khususnya di Kota Cimahi dulu sebelum Kota Cimahi,” ungkap Walikota Cimahi, Ngatiyana S. Ap.

Pada waktu yang sama Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cimahi(DKKC) Siti Yanti Abintini, S.H., M.M. memberikan penjelasan terkait dilaksanakannya acara Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi Tahun 2025,
“Tujuan digelarnya Workshop Manajemen Seni Kota Cimahi ini yakni untuk meningkatkan kreatifitas dan kompetensi para pelaku budaya yang ada di Kota Cimahi serta kreatifitas dan inovasi sehingga meningkatkan kreatifitas karya seni rekan-rekan para pelaku budaya.Para peserta Workshop ini berjumlah 100 orang dari berbagai objek pemajuan kebudayaan,kegiatan ini tidak semuanya terakomodir karena kami memang punya rencana agar setiap kegiatan para pesertanya bergilir, karena kami memiliki target 1000 pelaku budaya yang harus diberikan pembekalan tentang wawasan atau pengetahuan tentang seni dan budaya agar dapat meningkatkan potensi dirinya sehingga memiliki daya saing kedepannya baik di Kota Cimahi maupun di luar Kota Cimahi.

Tentunya untuk lebih mengembangkan kebudayan tradisional di Kota Cimahi agar dapat mengembangkan sebuah tempat wisata yang berbasis budaya dan diharapkan akan mensejahterakan para pelaku budaya dengan datangnya para wisatawan baik regional, nasional maupun wisatawan international.para wisatawan yang datang ke Kota Cimahi akan disuguhi berbagai kegiatan atau pentas seni yang diisi oleh para seniman dan budayawan Kota Cimahi yang berkualitas sehingga merembet pada peningkatan pendapatan para pelaku Seni dan budaya yang ada di Kota Cimahi yang sudah jelas akan mendukung pendapatan asli daerah(PAD) Kota Cimahi.

Kami berharap para peserta Workshop agar menyimak dengan baik materi-materi yang akan diberikan oleh para pemateri yang jumpahnya ada 5 Nara Sumber dari kalangan akademidi,pelaku budaya sehingga ilmu yang didapat dapat diimplementasikan baik untuk diri sendiri maupun untuk komunitas, sanggar atau pagutinnya masing-masing.Kami berharap juga tetap bekerja sama dengan DKKC serta dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Cimahi(Dusbudparpora).Kami menghimbau karena Cimahi sudah memiliki aplikasi SadayaPadu, bagi sahabat pelaku budaya yang berlum memiliki kartu SadayaPadu dan belum masuk ke dalam data SadayaPadu diharapkan agar masuk dalam aplikasi sadayapadu atau sistem data kebudayaan terpadu, tentunya hal ini mempermudah kami apabila kedepan ada suatu event atau kegiatan yang lainnya yang sejenis sehinga terjadi pemerataan kegiatan bagi seluruh pelaku budaya di Kota Cimahi, Mohon dukungan dan Supportnya dari semua pihak.” Pungkas Yanti kepada awak Media.

Workshop yang dilaksanakan setiap tahunnya telah memberikan hal positip bagi para pelaku Seni dan budaya di Kota Cimahi, sehingga plementasi UU pemajuan kebudayaan nampaknya sudah mulai dirasakan manfaatnya bagi para pelaku Seni dan budaya di Kota Cimahi.

Achmad Syafei

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *